Washington DC, 16-17 Agustus

August 22nd, 2008 by flx-gunawan

Washington DC… Here we come.

Capitol of United State. Wah ternyata penuh dengan monumen, museum, dan bangunan yang indah-indah.

Imgp3050Imgp3044Pertama-tama kami pergi ke Jefferson Park. Sebuah taman konservatori yang dikelilingi oleh sungai kecil yang indah. Tempat yang cocok untuk memakan bekal yang telah kami bawa

Imgp3062
P8170268
Setelah kenyang, kami mengunjungi Misscossin Mischossin Musseum. Komplex Museum terbesar di dunia. Lumayan bagus. Sayang terlalu besar untuk dapat dikunjungi semuanya.

Imgp3076

Cafe Asia. Akhirnya dapat makan sate + nasi goreng juga.

P8170417

Capitol Hall. Eksotik dengan lampu-lampu di malam hari

P8170479
P8170446 Arlington Memorial. The most sacred shrine in USA. Besaaaarnya. Jadi ngerti kenapa orang Amerika suka perang.

P8180517

Rumah orang nomor satu di USA.

My Apartment

July 27th, 2008 by flx-gunawan

Apartemenku
Imgp2855The front of my and Ario apartment. The front is quite beautiful. Like  classic apartment in the American movie. 

Imgp2830
The first thing we do is decide with coin which room is mine. Fortunately, I get the biggest room. The bed is so comfortable. I get my own bathroom with bathtub, private closet to put my cloth, little room to put my dirty cloth.

P7250200

Copy_of_p7260021 After two day eating junk food, we decide to cook something. Audry managed to cook beef teriyaki and spinach tumis. She is really good at cooking.

P7250009P7250004

P7250196My surrounding area. . First picture: Wow the weather in north Carolina is nice. The second picture: Street front of my apartment. The third picture: the view from our balcony    

P7250018

P7260026Forth picture: Our first stop –> Wallmart, just walk less than 10 minute from the apartment. Fifth picture: some nice view near our apartment

Going to Raleigh

July 27th, 2008 by flx-gunawan

Imgp2797My one-year journey is starting from Cengkareng Jakarta at 22 July 2008. From left, Audry, Ario, myself, Rioz, & Steve. Actually I’m a little bit panic because this is my first travel abroad. Thanks god Rioz and Steve accompanied me. I really-really appreciate that.

 

P7220170
My first transit is at Changi Singapore. I arrived there after 1.5 hour flight. I like Changi more than Frankfurt, Washington DC airport, Raleigh airport. Much warmer.

Di_frankfurt

Imgp2809_1
P7230182After 12 hours flight, we arrived at Frankfurt airport. Frankfurt airport is so big. We needed to use skyway to go from one gate to another.

After 8 hours flight, we arrived at Washington DC airport. All of us were too tired to take pictures there.

Imgp2821_1
Imgp2823
At last, after 36 hours flight and waiting in airport, we arrived at Raleigh airport, at 2.00 am. We need to wait about almost 1.5 hours for our driver we needed to picked us up. We arrived at our apartment at 04.00 am.

July 3rd, 2008 by flx-gunawan

Marketing Case Study

Branding B2B in Software HR Study Case

Selain mengenai travelling, blog ini akan memuat juga beberapa analisa mengenai Marketing, IT, ataupun personality.

Selama ini ada konsep bahwa branding hanyalah untuk barang-konsumsi. Hal ini karena pembelian barang B2B sepenuhnya rasional yang mengandalkan rasional bukan mengandalkan citra seperti halnya B2C. Namun apakah benar seperti itu?

Pertanyaan ini muncul ketika saya melihat gambar dibawah ini pada Mc-Graw Hill Magazine. (iklan ini sangat terkenal karena dianggap sebagai iklan nomor satu sepanjang masa Busines Marketing ditahun 1999)

Imgp2789 Tulisan yang kecil:
"I don’t know who you are"
"I don’t know your company"
"I don’t know your company product"
"I don’t know what your company stands for"
"I don’t know your company’s customer"
"I don’t know your company’s record"
"I don’t know your company’s reputation"
"Now ~ what was it you wanted to sell me?"

MORAL: Sales start before your salesman calls with bussiness publication advertising.

Gambar ini mengingatkan saya pada sebuah pengalaman saya ketika semasa di Astra. Perusahaan kami didatangi oleh dua orang tim marketing dari suatu perusahaan A yang menawarkan produknya perangkat lunak di HR.

Semua pertanyaan yang terdapat di gambar tersebut muncul secara sekaligus di pikiran saya. Walaupun saya diberi tugas untuk menggali  kemungkinan kerjasama dengan perusahan A tersebut, sejujurnya saya merasa skeptis dengan perusahaan A tersebut.

Why? Bukan hanya karena saya  tidak pernah melihat bussiness publication advertising dari perusahaan tersebut. Namun juga karena saya sama sekali tidak pernah perusahaan A tersebut dalam:
- Humas (berita IT mengenai perusahaan A)
- Pameran IT
- Dari mulut ke mulut (belum pernah saya mendengar mengenai perusahaan tersebut, lain halnya dengan perusahaan lokal seperti Jatis, Lintasarta, dll yang sudah terkenal)

Walaupun selama presentasi tersebut, Perusahaan A berusaha menjelaskan mengenai perusahaan A tersebut, namun sejujurnya karena sumber informasi saya hanya berasal dari perusahaan A tersebut, saya merasa melakukan kerjasama dengan perusahaan A tersebut mengandung resiko yang tidak dapat dimanage oleh saya.

Ternyata ketika saya mencoba mengevaluasi kembali tindakan saya tersebut, saya menemukan sesuatu fakta yang menarik dalam survei McKinsey & Company. Survei menuliskan bahwa kalau dalam B2C, branding digunakan untuk manfaat citra (tujuan nomor 1, 40%), maka dalam B2B, branding digunakan untuk pengurangan resiko di tingkat klien (tujuan nomor 1, 45%).

Jadi kesimpulan saya adalah branding bagi produk B2B adalah penting. Terutama untuk pengurangan resiko bagi klien. Tidak akan ada yang akan menyalahkan saya (kecuali mungkin orang Finance) bila saya memilih menggunakan produk Microsoft, IBM, Oracle, ataupun IBM karena brand mereka merupakan jaminan mutu. Lain halnya bila saya memutuskan untuk memakai produk perusahaan A yang belum jelas mutunya. Resiko terlalu besar untuk dapat saya kelola.

Tulisan ini bukan untuk memburukkan perusahaan IT lokal, namun dengan harapan untuk menyadarkan bahwa branding bagi B2B adalah penting. Branding tidak harus dengan cara yang mahal.

Tagline Individual Branding & Tagline Corporate Branding

July 1st, 2008 by flx-gunawan

Marketing Case Study

Tagline Individual Branding & Tagline Corporate Branding Sosro

Selain mengenai travelling, blog ini akan memuat juga beberapa analisa mengenai Marketing, IT, ataupun personality.

Berikut ini adalah analisa mengenai strategi tagline dari Individual Branding dan corporate branding dari Sosro.

Semua orang Indonesia dapat mengakui bahwa Sosro adalah salah satu brand Indonesia yang membanggakan karena dapat bersaing langsung dengan salah satu brand terbesar (Coca Cola & Co). Brand Sosro bukan hanya berhasil bersaing di pangsa pasar minuman teh, namun juga berhasil bersaing di pangsa pasar minuman kemasan (dengan Coca cola sebagai raja di minuman soda  dan aqua di air mineral).

Yang patut dicermati strategi pemasaran dari Sosro. Secara simultan, Sosro menerapkan dua strategi branding dengan dua taglinenya yang terkenal. Pertama adalah individual branding untuk Teh Botol Sosro dengan tagline  adalah "Apapun makanannya, minumannya Teh Botol Sosro". Kedua adalah Corporate Branding dengan tagline "Sosro ahlinya teh".

Tujuan dari strategi individual branding untuk Teh Botol Sosro sangat dimengerti. Bagaimanapun juga Teh Botol Sosro adalah cash Cow milik Sosro. Dengan demikian pangsa pasar yang dimiliki harus dapat dipertahankan.

Tujuan dari strategi corporate branding Sosro dengan tagline "Sosro ahlinya teh" pun dapat sedikit dimengerti bila dilihat dari produk Sosro yang lain seperti Fruit Tea (mengincar segmen remaja dan dewasa muda), Sosro Green Tea (awalnya diposisikan untuk mengincar segmen menengah atas yang peduli kesehatan), Stee (diposisikan untuk mengisi segmen bawah), Tebs (mengincar segmen anak muda yang gaul), dan Sosro Joy Tea (mengincar segmen dewasa muda).

ImageshappyjusNamun strategi tagline corporate branding ini tidak dimengerti bila melihat beberapa produk Sosro lainnya, yaitu air mineral (Prim-A, mengincar segment corporate) dan jus buah kemasan(Happy jus, mengincar segmen anak-anak). Kedua produk tersebut bukanlah produk teh dan tidak dapat mengambil keuntungan dari tag line corporate branding "Sosro ahlinya teh".

Sebaliknya justru posisi kedua produk tersebut diperlemah dengan corporate branding tagline tersebut. Image yang muncul di kalangan konsumen baik sadar atau tidak sadar adalah Sosro hanya ahli di teh, namun tidak ahli di air mineral dan jus buah. Untuk air mineral masih tertolong dengan pemakaian merek Prim-A sehingga seakan-akan kualitas air tersebut prima. Namun yang menjadi masalah adalah minuman jus buah tersebut.

Harapan dari tulisan blog ini adalah dapat memperbaiki strategi pemasaran dari Sosro (baik dengan mengganti tagline atau dengan menciptakan tagline baru bagi jus buat tersebut). 

 

Rafting di Pangalengan

June 22nd, 2008 by flx-gunawan

1_695560299l_1Akhirnya dengan dua mobil kami berangkat rafting. Berikut ini adalah tampang kami ketika masih fresh sebelum memulai rafting.
Setelah pengarahan singkat dari instrukturnya, mulai lah kami rafting. Rombongan kami terbagi menjadi tiga perahu. Masing-masing perahu 6 orang + satu instruktur yang duduk di belakang perahu. Jadi total dalam satu perahu ada 7 orang.

1_878894274lBerikut ini adalah tampang kami setelah melalui sesi satu. Airnya lumayan kencang. Bayangkan saja betapa kencangnya sehingga ketika sebuah perahu terbalik, orang-orang yang di perahu itu sampai hanyut mendekati jeram. Waaah, anggota dari perahu lain sibuk berusaha menyelamatkan para terhanyut tersebut. Untung tidak ada yang sampai menjadi korban jeram. Jeramnya tidak terlalu tinggi, namun perahu kami sampai terbang ketika melewati jeram tersebut.

Overall lumayan seru. Seperti arung jeram yang di Ancol, namun lebih live dan lebih lama. Bayangkan saja perahunya saja bisa sampai terbang. Airnya kencang, sayang debitnya kurang sehingga perahu kami beberapa kali stuck di batu. Dari rencana hanya 2 jam sampai menjadi 6 jam (maklum pada masih belum berpengalaman dan kami pergi saat menjelang musim kemarau). Apakah ada yang mau ikut di lain kesempatan?

 

Trip to Pangalengan

June 17th, 2008 by flx-gunawan

TRIP TO PANGALENGAN

Perjalanan dimulai dari Bandung jam 07.00. Dalam perjalanan, kami (Gw, Steve, Kg, dan Wenti) memutuskan untuk makan pagi di RM Sidang Sari. Awalnya kami hanya berharap untuk sarapan di tempat yang mempunyai pemandangan indah. Tidak nyangka makanan gepuknya juga enak, bumbunya kerasa. Cukup dengan 8000, dapat makan nasi + gepuk + 2 tahu + teh + pemandangan yang indah. (foto ketiga ini adalah foto dari pemandangan yang kami saksikan ketika sarapan di restoran tersebut)

Imgp2769_2Imgp2767Imgp2772_1

Imgp2770_1Setelah itu kami melanjutkan perjalanan ke Gn Papandayan. Foto di bawah ini adalah pemandangan yang kami nikmati sepanjang perjalanan ke gn Papandayan. Namun sayangnya ternyata jalan ke Gn Papandayan masih rusak sehingga kami tidak dapat meneruskan perjalanan ke Gn Papandayan

Tujuan perjalanan dirubah ke sebuah Situ di Pangalengan. Cukup banyak hal yang dapat dilakukan di Situ itu. Mulai dari hanya duduk-duduk saja menikmati pemandangan di atas tikar sewaan (10 rb untuk 1 hari), wisata memetik buah arbei (2500 untuk sekali metik), wisat metik buat straberi (40.000 sekilo), menyewa perahu dayung (75.000 ribu perjam), menyewa perahu boat (125.000 perjam), sampai arung jeram (500.000 ribu per 2 jam).

Imgp2778Kami memutuskan untuk menyewa perahu dayung untuk menikmati suasana situ. Udara di tengah situ jauh lebih segar daripada di penggir situ. Setelah itu kami ke wisata straberi. Sayangnya straberinya sudah habis ketika kami sampai di sana. Kemudian kami ke pemetikan arbei. Arbeinya besar-besar, semakin besar, semakin manis. Foto berikut adalah foto di pintu masuk pemetikan arbei dengan latar belakang Situ itu.
 

Reunian IF02 25 Mei

June 17th, 2008 by flx-gunawan

Imgp2762Berikut ini adalah foto waktu reunian IF02 tanggal 25 Mei setelah menghadiri pernikahan Vina. Yang mengambil foto ini adalah Narn (jadi tidak muncul di foto ini)

Vina’s Wedding

June 17th, 2008 by flx-gunawan

Pada tanggal 25 Mei, gw datang ke resepsi Vina (Informatika 02 ITB) dengan Prihanton (Mesin 02 ITB). Lumayan ramai. Cukup banyak anak mesin 2002 yang menghadirinya. Kalau anak IF02…, lumayan walaupun sepertinya ngak sampai 20 orang.

Selamat menempuh hidup baru Vina.

Imgp2757_1Imgp2758Imgp2759 Imgp2761

Work Hard & Work Smart –> red ocean in Work

June 2nd, 2008 by flx-gunawan

"Apa sih keunggulan kita di tempat kerja kalau kita sudah bekerja 110% sementara semua orang yang lain juga 110%, kalau kita lari sementara semua orang lari"

Itu komentar dari salah seorang atasan saya sewaktu sedang meeting. Apa keunggulan kita….., pertanyaan yang bagus. Tapi apakah kalau semua orang berlari, maka kita juga harus berlari?

Umpama saja perang tarif antara provider telekomunikasi. Loe murah, Gw juga bisa murah. Tapi lupa menggali lebih dalam lagi, apa sih keunggulan selain dapat bertarif lebih murah.

Banyak orang di kampus yang belajar sampai lebih malam atau nilai kuliah lebih baik. Namun apakah keunggulan kita di kampus hanya sebatas ketekunan atau nilai. Just it?? Bagaimana dengan kemampuan sosial, presentasi, dll?

Kembali ke pertanyaan awal. Apakah kalau semua orang berlari, maka kita juga harus berlari, bahkan berlari lebih kencang daripada yang lain? Menurutku sih hidup bukan lomba lari, namun apakah kita bisa mencapai tujuan hidup kita. Jangan-jangan kita sibuk lari, namun di arah yang berbeda dengan tujuan hidup kita. Bukan mendekat, malah menjauh dari tujuan hidup. Sudah begitu, buang-buang umur lagi.

But if you ask me: Will you ran? I will say: "I will use my motorcycle. Ngak ada khan tulisan di hidup: Tidak boleh menggunakan kendaraan bermotor". :p